Banten

Malam Kelabu di Malioboro: Demo Damai Diwarnai Kericuhan Massa Tak Dikenal, Polisi Semprot 'Water Cannon'

Abdurahman | 29 Oktober 2026, 14:16 WIB
Malam Kelabu di Malioboro: Demo Damai Diwarnai Kericuhan Massa Tak Dikenal, Polisi Semprot 'Water Cannon'
Demo di Malioboro, Yogyakarta berlangsung ricuh usai diduga ada kelompok yang Lakukan provokasi. (Threads/merapi_uncover)

AKURAT BANTEN — Kawasan ikonik Malioboro, Yogyakarta, yang biasanya ramah bagi para wisatawan, mendadak mencekam pada Rabu (28/10/2026) malam.

Aksi penyampaian aspirasi masyarakat yang semula berjalan kondusif dan damai berakhir ricuh akibat ulah sekelompok massa tak dikenal.

Berikut kronologi lengkap dan fakta-fakta di balik ketegangan yang terjadi di pusat Kota Pelajar tersebut.

Baca Juga: Guncang Aceh! BNNP Bongkar Pabrik Sabu 1,2 Ton dan Temukan Ladang Ganja 18 Hektare Bertepatan Sumpah Pemuda

1. Berawal dari Aksi Damai di Titik Nol

Suasana Jalan Malioboro sebenarnya relatif aman hingga sore hari. Sejumlah elemen masyarakat yang menggelar aksi penyampaian pendapat di kawasan Titik Nol Kilometer membubarkan diri secara tertib sekitar pukul 17.30 WIB.

Namun, situasi berbalik 180 derajat beberapa saat setelah massa aksi utama meninggalkan lokasi.

2. Disusul Penyusup dan Lemparan Petasan

Ketenangan warga dan wisatawan mendadak terusik ketika sekelompok massa asing yang tidak dikenal tiba-tiba merangsek ke Jalan Malioboro dan mendatangi Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kelompok ini disinyalir sengaja memprovokasi keadaan. Momen memanas terjadi saat mereka mulai melempar batu, petasan, hingga kembang api ke arah petugas parkir di area Jalan Perwakilan serta kompleks Gedung DPRD DIY.

“Setelah massa membubarkan diri, kami sangat menyayangkan ya, ada sekelompok massa yang tidak dikenal yang tiba-tiba mendatangi Gedung DPRD DIY dan melakukan provokasi dengan melempar petasan dan kembang api,” tegas Kepala Bidang Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, Rabu (28/10/2026).

Baca Juga: Heboh! KPK Geledah Kantor PT Djarum dan Bea Cukai Kudus Serentak, Ada Apa di Balik Kasusnya?

3. Polisi Terjunkan Dalmas hingga Water Cannon

Mendapati situasi yang mulai tidak terkendali dan mengganggu fasilitas publik serta aktivitas warga, aparat kepolisian bergerak cepat. Personel Pengendalian Massa (Dalmas) diterjunkan ke lapangan untuk melerai dan mendorong mundur kelompok provokator tersebut.

Berdasarkan rekaman video yang viral di media sosial, petugas kepolisian bahkan harus menyemprotkan water cannon untuk memecah kerumunan massa yang terus bersikap reaktif.

Aparat secara bertahap berhasil mendorong massa keluar dari koridor utama Malioboro menuju arah perlintasan rel kereta api. Meski terus didorong mundur, massa dilaporkan masih sempat melancarkan aksi pelemparan ke arah petugas.

4. Situasi Kondusif Jam 10 Malam, 1 Orang Diamankan

Setelah penanganan intensif, kepolisian akhirnya berhasil menguasai dan mengamankan seluruh area Malioboro sekitar pukul 22.00 WIB.

“Sekitar pukul 22.00 WIB, situasi di seputaran Malioboro dapat kami kuasai kembali... Kami memastikan petugas kami akan terus standby di sini untuk melakukan pengamanan, memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat maupun wisatawan,” lanjut Kombes Pol Ihsan.

Dalam proses penertiban dan penyisiran tersebut, Polda DIY mengamankan satu orang yang diduga kuat membawa senjata tajam (sajam) untuk diproses hukum lebih lanjut.

Baca Juga: TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa

Jaminan Keamanan untuk Wisatawan

Polda DIY menegaskan bahwa jajaran kepolisian tetap bersiaga penuh di kawasan Malioboro guna mengantisipasi potensi gangguan susulan.

Langkah ini diambil untuk memastikan kenyamanan warga lokal maupun wisatawan yang tengah berada di Yogyakarta tetap terjaga.(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman